Template Premium

Penemuan Fosil Dinosaurus Mirip Naga : Reptil Terbang Prasejarah | Di Mendoza

penemuan fosil dino di mendoza
Penemuan fosil Dinosaurus di Argentina

Tak ada yang benar-benar tahu tentang kehidupan di masa ratusan juta tahun lalu, ketika hewan-hewan raksasa masih mendiami setiap sudut pulau dan benua di setiap dataran yang ada di dunia.

Namun dengan adanya ilmu pengetahuan yang mempelajarinya yaitu Paleontologi, semua misteri hewan-hewan purba di masa ratusan juta tahun lalu mampu di usut sampai menghasilkan potongan-potongan puzzle untuk di identifikasi, sehingga menghasilkan penggambaran dengan pendekatan memiliki akurasi tinggi.

Naga yang sebelumnya ada dalam mitos, jadi hewan buas yang sangat populer di mitologi. Di dunia nyata salah satu penemuan fosil hewan raksasa purba di juluki sebagai Naga kematian oleh para ahli Paleontologi yang menemukan fosil ini.

Sisa tulang berulang hewan ini berhasil terawetkan di sela-sela bebatuan di pegunungan Andes, di perkirakan telah ada disana sejak 86 juta tahun silam. Fosil ini berhasil di identifikasi, hewan reptil bersayap dengan panjang kedua sayap dari ujung ke ujungnya  sembilan meter atau sekitar 30 kaki.

penemuan prof ortiz
Prof. Ortiz

Leonardo Ortiz sebagai pimpinan dalam penemuan itu mengatakan " Spesies ini punya tinggi seukuran jerapah, sayapnya membentang di luar pemahaman biologis".

Dia menamakan spesies ini dengan sebutan " Thanatos drakon amaru " di ambil dari bahasa yunani, memiliki arti naga kematian.

"Sangat cocok menamakan hewan reptil ini sebagai naga kematian, di yakini kalau mereka adalah spesies reptil pertama bersayap, menggunakan sayap mereka sebagai alat bantu berburu, kemungkinan besar mereka menghabiskan banyak aktivitas di daratan ketika sedang tidak berburu mangsa" tambah Prof Ortiz dalam wawancaranya bersama BBC.

Tak hanya satu spesimen fosil yang di temukan dalam penggalian itu, melainkan ada sepasang dengan ukuran berbeda. Prof Ortiz menganggap kalau hewan ini hidup berkelompok antar satu dengan yang lain.

Pada tahun 2017 fosil milik pterosaurus yang lebih tua, berumur kurang lebih 170 juta tahun yang lalu, hingga periode Jurassic, ditemukan di pulau Skye di Skotlandia dengan perkiraan lebar sayap dua setengah meter.

Sekilas kalau dilihat dari bentuk tubuh bagian bawah dan sayapnya, reptil purba ini lebih mirip kelelawar, Seperti yang tampak pada foto Prof Ortiz di bawah.

Para peneliti mengkonfirmasi bahwa Naga Kematian  adalah azhdarchids, Family pterosaurus yang hidup pada akhir periode Cretaceous pada 146 juta hingga 66 juta tahun silam.

Identifikasi mengarah ke Azhdarchids karna fosil itu memiliki leher yang panjang menyerupai jerapah dan ukuran tubuh bagian bawah pendek namun kuat" Isi pesan Ortiz yang di kirim melalui via email kepada Live Scinece.

Fosil berupa tulang belulang itu ditemukan selama proses penggalian proyek konstruksi sipil, berjarak  sekitar 800 KM dari ibu kota Mendoza. Saat ditemukannya fosil, Tim Prof Ortiz saat itu sedang mengawasi proyek penggalian, fosil di temukan pada endapan tanah di genangan air.

Ortiz dan timnya sedang mengawasi penggalian ketika mereka menemukan fragmen fosil di dalam endapan dataran banjir.

Mendoza, tempat Aconcagua, salah satu dataran tinggi di pegunungan Andes, tempat ini cukup populer di kalangan para ahli paleontologi karna beberapa penemuan fosil lainnya termasuk sauropoda raksasa Notocolossus, salah satu dinosaurus terbesar di dunia, di tahun 2016 silam.

Penemuan Fosil Dinosaurus di isle of weight 

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Penemuan Fosil Dinosaurus Mirip Naga : Reptil Terbang Prasejarah | Di Mendoza"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel