Template Premium

Molibdenum : Pengertian dan Manfaatnya Di Bidang Industri | Metal Tahan Panas

manfaat logam putih
Mengenal Molibdenum sebagai logam putih

Dalam kehidupan sehari-hari, kalau di tanya apa logam terkuat di dunia, tak sedikit jawaban mengarah pada baja, karna keberadaannya sudah sangat familiar, sering dijadikan bahan utama dalam struktur bangunan.

Umumnya tak ada yang salah kalau baja mendapat predikat logam terkuat, namun ternyata pribahasa " di atas gunung masih ada langit " berlaku untuk keberadaan si baja. 

Molibdenum mungkin sedikit asing di telinga, ia lebih dari baja dalam urusan ketahanan suhu dan titik leleh. Metal ini tidak pernah digunakan dalam bentuk utuh, tapi lebih sebagai pelapis dan di campur bersama unsur lain.

Meski begitu, masih ada lagi yang lebih dalam urusan temperatur. 

Apa Itu Molibdenum ?

Molibdenum sebagai salah satunya logam putih, punyai karakter benar-benar tahan pada korosi. Metal ini mempunyai ketahanan korosi yang bagus khususnya pada asam klorida. Tidak seperti tantalum, niobium, titanium dan zirkonium; molibdenum tidak runduk pada penggetasan hidrogen.

Dia adalah dari beberapa logam yang mempunyai titik leleh paling tinggi dari semua komponen murni saat ini, Molibdenum berada di posisi ke 6,namun masih ada yang lebih darinya, yakni unsur tantalum dan tungsten melebihi kemampuan Molibdinum dalam ketahanan suhu. Disamping itu, Molibdenum sebagai mikronutrien penting untuk kehidupan.

Keberadaan Molibdenum

Sebagai sisi dari logam peralihan, kenyataannya molibdenum sangat mudah bercampur apabila di mix dengan elemen lain. Molibdenum terbagi dalam 1-2 sisi per juta ppm dari keseluruhnya massa kerak bumi, tapi logam ini tidak secara bebas berada di alam. Bijih Mulibdenum murni ada berbentuk molibdenit atau dikenali sebagai molibdenum disulfida, tetapi bisa juga di jumpai dalam elemen wulfenit yakni timbal molibdat dan powellit atau kalsium molibdat.

Salah Satu Logam yang di perlukan tubuh manusia

Selainnya dikenali sebagai logam metal dari hasil peralihan, kenyataannya elemen ini ada pada tubuh manusia, dan benar-benar di butuhkan seperti magnesium dan kehadiran zat besi.

Molibdenum yang ada pada tubuh manusia sebagai dari hasil makan makanan yang tumbuh di tanah, di mana tanah itu memiliki kandungan Mo , di serap oleh beberapa tumbuhan, seperti sayur yang kita konsumsi.

Tidak banyak data detil berkenaan kandungan Mo pada makanan tertentu, balik lagi di mana tanaman itu di tanam, bagaimana keadaan tanahnya, apa memiliki kandungan elemen ini atau mungkin tidak.

Walau tidak di kenali angka tentu, biasanya kerap di dapatkan pada kacang-kacangan, dalaman pada hewan pemakan tumbuhan, beberapa bijian lain, dan sedikit pada buah-buahan dan sayur.

Molibdenum Di Bidang Industri

Dalam dunia industri, Ekspansi termal rendah, mirip dengan silikon, membuatnya menjadi bahan yang sering digunakan dalam industri elektronik untuk penyangga semikonduktor dan penyegelan kaca.

Karena konduktivitas termal yang sangat baik dan resistivitas rendah, molibdenum juga digunakan secara luas di industri tungku untuk layar radiasi, elemen, plumas oli kendaraan, dan  nampan sintering.

Molibdenum tidak terbentuk secara alami, ia hanya di temukan di area dengan tingkat oksidasi yang terjadi dalam mineral.

Sebagian besar senyawa molibdenum memiliki tingkat kelarutan rendah apabila di campur ke dalam air, tetapi ketika mineral yang mengandung molibdenum bersentuhan dengan oksigen dan air, ion molibdat yaitu MoO2−4 yang dihasilkan bisa membuatnya larut. 

Senyawa Mo terdapat sekitar 14% dari jumlah presentase produksi elemen di seluruh dunia, sering di manfaatkan dalam berbagai bidang, terutama yang berhubungan dengan proses yang memerlukan tekanan tinggi dan suhu tinggi sebagai pigmen dan katalis.

Sifat Fisik Molibdenum

Ketika dalam keadaan  murni, molibdenum akan menjadi logam yang memiliki warna abu-abu dengan campuran sedikit warna perak, punya tingkat kekerasan Mohs 5,5, dan berat unsur terkecilnya di tingkat atom standar, ia punya 95,95 g/mol. 

Tak sampai disitu, dalam hal temperatur, ia jadi salah satu jawara ,punya titik leleh kurang lebih 2.623 °C. Sangat pas di aplikasikan sebagai campuran terluar material konsruksi, logam lain pasti mencair saat menyentuh suhu tersebut; dari unsur-unsur alami, tantalum, osmium, renium, tungsten, dan karbon yang punya titik leleh lebih tinggi. Di pasaran, Mo punya salah satu koefisien ekspansi termal terendah di antara logam lain yang di komersil kan.

Penggunaan Molibdenum

Sekitar 86% molibdenum yang dihasilkan digunakan dalam metalurgi. Perkiraan penggunaan global adalah baja struktural 35%, baja tahan karat 25%, bahan kimia 14%, baja perkakas 9%, besi tuang 6%, logam unsur Mo 6%, dan superalloy 5%.

Molibdenum dapat menahan suhu ekstrem tanpa mengembang atau melunak secara signifikan, membuatnya berguna di lingkungan yang sangat panas sekalipun, itu sebabnya ia terpilih di aplikasikan di material pesawat dan mesin.

Ada lebih dari 43.000 ton molibdenum digunakan setiap tahunnya sebagai pelapis baja tahan karat dan superalloy yang bersuhu tinggi.

Meskipun punya titik leleh tinggi dan tahan panas, nyatanya elemen Mo mudah teroksidasi pada suhu di atas 760 °C, sehingga sangat cocok digunakan dalam lingkungan vakum.

Penutup

Walaupun jenis metal ini jarang disebutkan, namun ia punya banyak fungsi dan peran penting dalam berbagai bidang industri. Terutama yang berhubungan dengan konstruksi dan material bangunan.

Ukuran dan Tebal Bondek Cor

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Molibdenum : Pengertian dan Manfaatnya Di Bidang Industri | Metal Tahan Panas"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel