Template Premium

10 Jenis Atap Rumah Yang Tidak Panas | Ruangan Jadi Adem

Jenis atap rumah yang tidak panas - Atap merupakan salah satu bagian penting dari rumah, sebagai pelindung dari kondisi hujan dan panas terik, ketika malam, atap berfungsi melindungi dari suhu dingin. 

Pada wilayah tertentu, terutama di daerah kutub dengan suhu ekstream, atap rumah dan struktur lainnya dapat menciptakan suhu ruangan agar lebih stabil.

Nilai estetik atap rumah sering di sebut sebagai mahkota, dengan adanya atap rumah, tampilan akan jadi lebih menarik dan terkesan sudah rampung dan di huni, jika tanpa atap, akan terkesan aneh, siapa yang mau tinggal di rumah tanpa atap,lagi enak tidur di guyur hujan.

Atap yang dimaksud adalah struktur penutup bagian atas suatu bangunan, atap rumah dan atap bangunan bertingkat berbeda bentuk namun tetap memiliki fungsi yang sama.

Meskipun memiliki fungsi yang sama sebagai pelindung suatu hunian, nyatanya atap yang digunakan memiliki material berbeda-beda sebagai bahan utama dalam pembuatannya.

Material yang digunakan cenderung memiliki fungsi tambahan selain fungsi utamanya sebagai penutup hunian. Seperti kemampuan meredam suara hujan, suhu dingin dan meminimalisir suhu panas.

Pada kondisi daerah dengan iklim panas, atau tropis, tatkala percancangan atap rumah  selalu menggunakan atap rumah yang dapat meminimalisir bahkan menangkal suhu panas agar tidak masuk ke dalam ruangan.

Atap seperti ini di buat dengan bahan-bahan tertentu, jenisnya dibedakan dari material dasar.

Jenis Atap Rumah Yang Tidak Panas

Berikut 10 list yang dapat kami bagikan pada postingan ini

1. Green Roof

Atap ramah lingkungan
Gree roof

Atap jenis ini selalu menambahkan sesuatu yang dapat menyerap panas, salah satunya adalah rerumputan hijau, maupun bonsai. Struktur penyusun atap biasanya terdiri dari atap pada umumnya, kemudian bagian atas di balut dengan tambahan vegetasi.

2. Atap Daun

kelebihan
Atap daun

Meskipun atap jenis ini terkesan memiliki umur pendek, dengan ketahan rendah, tapi nyatanya masih banyak yang menggunakan atap daun untuk meredam hawa panas.

Selain itu, atap daun punya nilai estetik tinggi, dan lebih natural,  tak jarang tempat-tempat wisata alam lebih memilih atap daun sebagai pilihan penutup bagian atas bangunan. 

3. Atap Bahan Keramik

Atap keramik penyerap panas
Atap keramik

Pada dasarnya atap ini berbahan dasar keramik, seperti yang kita tahu, keramik punya kemampuan meredam hawa panas yang datang dari luar. 

Rumah-rumah modern tampak elegan menggunakan atap ini, karna proses finishing glasur membuatnya lebih kuat dan tampil mengkilap.

4. Atap UPVC

upvc
Upvc

Dibekali material yang mampu menahan panas, jenis ini juga punya keunggulan dapat membuat hunian menjadi lebih sejuk, karna terdapat rongga-rongga kecil pada struktur atap yang telah dibuat sedemikian rupa sebagai ventilasi tempat pertukaran udara panas.

5. Atap Sirap

Kelebihan sirap
Sirap

Material dasarnya berupa bahan ramah lingkungan yaitu kayu. Beberapa merekomendasikan kayu ulin sebagai material dasarnya, karna selain kuat dan tahan lama, atap sirap mampu meminimalisir suhu panas yang terlalu tinggi. Lebih bagus lagi apabila dipasang pada bangunan di wilayah dengan curah hujan tinggi khusus ulin.

6. Atap Genteng Tanah Liat

tipe atap penyerap panas
Atap genteng

Di beberapa wilayah di Indonesia, atap genteng tanah liat masih menjadi primadona dan pilihan, selain dapat menghasilkan suhu rendah ruangan pada siang hari, jenis atap ini mudah di bongkar pasang. Dalam kegiatan Maintanance, sangat cepat dan biayanya terbilang cukup murah.

7. Atap Metal

kelebihan tidak panas
Atap metal


Jenis metal dikenal karna keunggulannya anti karat dan tentu dalam hal ketahanan metal jadi salah satu material unggulan. Namun di balik ketahanannya, atap metal menyimpan kemampuan lain dalam mengurangi suhu pada ruangan. 

8.  Atap Karet ( EPDM )

jenis atap yang tahan panas
Epdm

Sekilas atap yang satu ini mirip karpet karna bentuknya yang datar dengan permukaan mulus, EPDM mampu bertahan dari berbagai macam kondisi cuaca, selain itu, ia juga mampu menciptakan ruangan hunian yang sejuk dan adem.

9. Atap Bitumen

jenis atap yang tidak panas
Bitumen

Jenis ini sering kita temui pada bangunan perkantoran yang berada di tengah hiruk pikuk perkotaan, Bitumen mampu meredam suara bising yang datang dari luar, seperti suara kendaraan dan keramaian. Tak ketinggalan, Bitumen handal dalam hal mereduksi suhu , sehingga selalu menjaga suhu ruangan tetap stabil.

10. Atap Beton

atap beton
atap beton 

Bebeda dengan beton cor yang sering di aplikasikan sebagai lantai dan dek bangunan bertingkat. Atap beton di buat mirip genteng, namun memiliki struktur jauh berbeda dari genteng. 

Atap Beton tak hanya mampu mereduce panas, tapi juga memantulkan panas, terutama pada saat siang hari dalam kondisi panas terik.

Kesimpulan

Nah itu lah kesepuluh point Jenis atap rumah yang tidak panas, dapat dijadikan sebagai referensi. Tak menutup kemungkinan masih ada jenis lain yang saat ini beredar dengan kelebihan mereduce dan memantulkan panas.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "10 Jenis Atap Rumah Yang Tidak Panas | Ruangan Jadi Adem"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel