Menerima Contributor dan Content Placement >Kontak profil atau ke email : kombatseries@gmail.com

Mitologi Peramal Cantik "CASSANDRA" : Utusan Dewa APOLLO dan Ramalan Kehancuran TROY

ramalan cassandra
Mitologi Yunani Peramal Troya "Cassandra"

Kumpulan kisah-kisah hebat mitologi Yunani tak hanya datang dari para tokoh ksatria perkasa dengan kemampuan bertarung mereka, atau pertempuran para dewa melawan titans.

Dewa Apollo dengan Ularnya hadir sebagai tokoh protagonis dan cukup terkenal karna telah menghadirkan peramal cantik Cassandra yang ia berikan karunia untuk melihat kejadian dimasa depan. 

Cassandra Anak Priam dan Hecuba 

Menurut yang dikisahkan dalam Mitologi Yunani, Cassandra merupakan salah satu gadis yang berasal dari Troy, anak gadis Priam dan Hecuba. Berdasarkan kisah di Mitos, Cassandra merupakan seorang gadis yang sangat cantik dan diberkati , ia di berikan karunia kemampuan spesial dalam meramal masa depan. Namun tragisnya dalam perang Troy, tak seorang pun yang percaya akan ramalan Cassandra mengenai kehancuran Troy.

Cassandra dan Karunia Dewa Apollo

Kisahnya di ceritakan ke dalam beberapa versi berbeda, yang menjelaskan hadiah dan kutukan Cassandra, kisah yang paling populer datang dari cerita Dewa Apollo yang jatuh hati pada Cassandra dan memberinya sebuah karunia nubuat. 

Pada suatu hari, Ketika Cassandra menyangkal Dewa dan kemajuannya, dia mengutuknya, sehingga menyebabkan tak seorang pun yang akan mempercayai apa yang dikatakan Cassandra tentang ramalannya. Kehadirannya seperti sebuah keistimewaan yang akan menghadirkan perasaan frustrasi serta keputusasaan padanya.

Dalam kisah tragedi Agamemnon, Cassandra muncul untuk memberi saran kepada Dewa untuk menjadi permaisuri, namun pada akhirnya ia melanggar janjinya, menyebabkan kemarahan Dewa Apollo. 

Kejadian itu membuat Dewa Apollo Sangat marah, ia tak mengambil kembali karunia nubuat dari Cassandra, karunia itu tetap ada, tetapi ia mengutuknya sehingga tidak akan ada seseorang pun yang percayai akan ramalan yang disampaikan Cassandra.

Berdasarkan kisah dalam versi berbeda, Cassandra yang bergegas pergi ke Kuil Apollo di Troy dan kuil ular, membiarkan ulra-ular kecil disana menjilat telinganya, sehingga ia mampu mendengar dan melihat masa depan. 

Namun begitu, kisah itu tidak dikenal dan sangat asing dalam mitologi Yunani, karena sebelumnya kisah ular Apollo telah muncul dalam berbagai versi berbeda, setiap orang yang mendapatkan karunia ketika bertemu dengan ular miliknya, ia akan punya kemampuan untuk meramal masa depan dan memahami segala bentuk bahasa hewan.

Versi alternatif dari mitos Cassandra, ia dikisahkan punya saudara laki-laki dan perempuan yang menerima karunia mereka pada saat yang bersamaan; ini terjadi ketika keduanya masih bayi, Cassandra dan Helenus ditinggalkan semalaman di kuil Apollo. 

Pada saat menjelang malam hari, dua ular tiba-tiba muncul dari kegelapan, mendekati keduannya. Ular-ular itu seketika menjilat telinga Cassandra dan Helenus, sehingga keduanya memperoleh karunia, mendengar suara-suara yang datang dari alam, memungkinkan keduanya meramal secara akurat tentang suatu kejadian dimasa depan.

Ramalan Kuda Trojan dan Kehancuran Troy

Dalam kisah peperangan Troy melawan Yunani, Cassandra sebelumnya telah meramalkan kehancuran Troy, ketika pasukan Troy menemukan patung kuda kayu yang di tinggalkan pasukan Yunani sebagai hadiah perang.

Cassandra yang saat itu berada disana memperingatkan pasukan Troy akan bahaya dari patung tersebut, ramalannya itu memperlihatkan kehancuran Troy oleh pasukan Yunani. Kata-kata peringatan dari Cassandra sangat terkenal, berbunyi "Waspadalah terhadap Danaos yang membawa hadiah". Danaos sendiri merupakan frasa, nama lain untuk menyebut Yunani.

Ketika Troy telah jatuh ke genggaman pasukan Yunani, Cassandra yang berniat kabur mencari tempat aman, mencoba mencari perlindungan di Kuil Athena, tetapi sayangnya, persembunyiannya disana sia sia, dia diculik secara brutal oleh pasukan Ajax dan dibawa ke hadapan Agamemnon dan dijadikan selir. Namun kisahnya sangat trgais, Cassandra harus berakhir di Mycenae bersama dengan Agamemnon oleh istrinya Clytemnestra dan kekasihnya Aegisthus.

Berdasarkan mitos tentang kisah Cassandra, disana terdapat sindrom modern dan metafora yang diakui oleh para ahli; sindrom atau kompleks Cassandra, yang diterapkan dalam kasus sebuah peringatan yang tidak dipercaya. Sindrom ini sebagian besar berlaku dalam psikologi dan sains, dan dinamai oleh seorang Filsuf Prancis Gaston Bachelard pada tahun 1949.

Mitos Theogony Clash Of The Titans, Pertempuran Dewa Melawan Titans

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Mitologi Peramal Cantik "CASSANDRA" : Utusan Dewa APOLLO dan Ramalan Kehancuran TROY"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel