Menerima Contributor dan Content Placement >Kontak profil atau ke email : kombatseries@gmail.com

Mitologi Dewa Apollo Yunani : Sang Cahaya Olympian

siapa kah dewa apollo
Mitologi Dewa Apollo Yunani

Kalau sebelumnya ada Helios sang Dewa Matahari dengan ke empat ekor kuda, kali ini ada Apollo dengan busur dan anak panah di tangannya, yang juga dikaitkan dengan "The Sun Of God", seperti dua kepemimpinan dalam satu wilayah, namun yang sebenarnya, Apollo bukan lah dewa matahari secara harafiah, ia dijuluki cahaya Olympian, merujuk pada cahaya yang dihasilkan oleh matahari itu sendiri, Sehingga Apollo di sebut juga sebagai dewa cahaya.

Dewa Apollo Simbol Kesempurnaan

Penggambaran Apollo yang amat sempurna tergambar dari fisik dan sikap bijaksana, ia merupakan perwujudan dari sesuatu yang harmoni, kesempurnaan, akal dan impian. Personifikasi seni dan sastra, di bidang musik maupun syair puisi.

Namanya sangat diagungkan sebagai pembawa harapan bagi orang-orang sakit, ramalan, pengetahuan, keindahan, keteraturan dan pertanian. Kemunculannya mempengaruhi banyak aspek pada zaman Yunani kuno, bahkan namanya juga disebut dalam mitologi Romawi,  tak heran popularitas Apollo mungkin hampir sama Dewa Zeus. 

Puta Zeus dan Leto

Apollo sang Dewa cahaya merupakan putra Zeus dan Leto. Yang dimana disana ada Artemis sebagai saudara kandung, dan juga Hermes saudara tirinya.

Menurut penyair Hesiod; ibu Apollo Leto adalah Titan yang baik hati. Namun Hera, istri Zeus, murka karna kecemburuannya terhadap Leto, dengan teganya menelantarkan Leto saat melahirkan,

sehingga ia terpaksa mencari perlindungan di pulau terapung Ortygia, yang kemudian dikenal Delos. Dalam kesakitannya, ada Arthemis yang membantu Leto melahirkan anaknya Apollo.

Apollo harus di besarkan dengan kondisi serba kekurangan, sampai-sampai ia harus tumbuh besar hanya dengan memakan Nektar dan Ambrosia.

Pengaruh Dewa Apollo Di Berbagai Aspek

Peran Apollo begitu banyak mencakup berbagai macam aspek, menggambarkan kepribadiannya yang datang dari berbagai wilayah. Banyak ahli mitologi mengatakan bahwa Apollo yang agung merupakan dewa matahari yang berasal dari Asia, hasil penggabungan dari dewa Patoral, dari sebagian negara utara Yunani, yang dikenal sebagai Hyperborea.

Dalam dunia seni ia sering muncul sebagai subjek utama lukisan, maupun patung berukuran besar, dan telah ada selama ratusan tahun lalu. ia di gambarkan dengan penampilan yang selalu awet muda, sikap mencerminkan kebijaksanaan, keadilan dan keabadian para dewa-dewi.

Sikap bijaksana dan cinta akan keadilan membuatnya sangat di cintai dikalangan para dewa-dewi yunani. Kesempurnaan yang tergambar jadi sebuah teladan dibeberapa  wilayah, panutan bagi kepercayaan di Delphi, cerminan Apollo punya pengaruh besar di berbagai aspek bernegara dan agama, serta hukum dan ketertiban sehari-hari. Pengaruh Apollo di Delphi punya peran penting dalam membantu meningkatkan toleransi di semua aspek dan lapisan sosial. Apollo menjadi yang agung, sang dewa keadilan, hukum, dan  ketertiban.

Perjalanan Asmara Dewa Apollo

Di balik ketampanan Apollo yang mampu memikat banyak wanita, ternyata ia di takdirkan ke dalam kisah cinta segitiga yang rumit, seperti kisah asmaranya dengan Coronis berakhir karna perselingkuhan, tali asmaranya dengan Marpessa harus kandas karna Marpessa lebih memilih kekasihnya Idas.

Dalam kisah cintanya dengan Cassandra, gadis Troy, saking cintanya, Apollo sampai-sampai memberikan hadiah spesial, kemampuan meramal kepada Cassandra. Namun sikap Cassandra dengan janji manisnya membuat Apollo merasa tertipu, kemudian merubah anugrah tersebut menjadi kutukan, tak akan ada orang yang percaya dengan apa yang di ramalkan Cassandra.

Dari keseluruhan kisahnya, tak ada satupun pencarian cinta Dewa Apollo yang berhasil sebagai tambatan hati, ketampanan abadi berakhir dengan statusnya sebagai bujang lapuk.

Mitologi Dewa Matahari [ Helios]

Kisah Mitologi "Theogony Clash Of The Titans : Kekalahan Para Titans

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Mitologi Dewa Apollo Yunani : Sang Cahaya Olympian "

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel