Menerima Contributor dan Content Placement >Kontak profil atau ke email : kombatseries@gmail.com

Mitologi Yunani Aphrodite dan Adonis : Dewi Cinta Yang Tergila-gila Dengan Manusia

dewi cinta
ilustrasi Aphrodite sangat dewi cinta

Dewi cinta yang dikenal karna parasnya yang cantik, banyak dewa yang mengagumi segala keindahan yang ia miliki,  semasa hidupnya ia dikenal dengan nama Aphrodite, anak dari dewa uranus. 

Namun ada beberapa versi yang menceritakan Dewi cinta ini adalah anak Zeus dan Dione. Dione sendiri merupakan seorang Titan wanita. Di lain sisi ada versi yang mengisahkan Zeus dan Aphrodite punya kesetaraan seperti hubungan adik dan kakak.

Dalam kisah Mitologi Yunani, Dewi cinta Aphrodite yang terkenal dengan kecantikan luar dalamnya itu ternyata punya perjalanan cinta yang cukup rumit, baik itu dengan para dewa yang berhasil mencuri perhatiannya, sampai pernah tergila-gila dengan manusia bernama Adonis, digadang-gadang sebagai manusia tertampan sejagat. 

Cinta Segitiga 

Aphrodite menyembunyikan seorang anak laki-laki yang baru lahir, bernama Adonis, di dalam sebuah peti, yang dia titipkan kepada Persephone, ratu dunia bawah. 

Tetapi ketika Persephone membuka peti itu, dia melihat ketampanan bayi itu, jadi dia menolak untuk mengembalikannya kepada Aphrodite, sampai-sampai dewi cinta turun sendiri ke Dunia Bawah untuk menebus bayi Adonis dari kekuatan kematian, sehingga terjadi lah perselisihan antar keduannya.

Perselisihan antara Dewi cinta dan dewi kematian diselesaikan oleh Zeus, yang memutuskan bahwa Adonis harus tinggal dengan Persephone di dunia bawah selama satu setengah tahun kedepan, dan kemudian kembali kedunia atas. 

Ketika dia tinggal di dunia bawah, itu adalah musim dingin. Ketika dia kembali, Bumi berkembang menjadi musim semi dan musim panas.

Dari kisahnya, persaingan antara Aphrodite dan Persephone untuk memiliki Adonis jelas mencerminkan perjuangan antara cinta dan kematian yang tergambar dari dua dewi yang sedang berselisih; ini adalah subjek umum dalam Mitologi Yunani, karena kita melihatnya dalam mitologi lain Persephone dan Hades.

Keputusan Zeus  yang memerintahkan Adonis tinggal di dunia bawah tanah selama satu setengah tahun dan kemudian kembali ke dunia atas hanyalah mitos Yunani, sebuah metafora yang menggambarkan hilang dan datangnya sebuah musim , yang mengacu pada musim semi dan musim dingin.

kisah cinta adonis dan aphrodite
ilustrasi Babang Tamvan Adonis

Mitos Aphrodite Dan Adonis Dalam Versi Lain

Dalam beberapa versi mitos Aphrodite dan Adonis, dikisahkan ketika  dewa Ares, Dewa Perang dan kekasih Aphrodite, mendengar bahwa Aphrodite mencintai seorang pemuda tampan bernama Adonis.

Ares yang tahu akan hal itu menjadi sangat cemburu, marah dan memutuskan untuk bertemu secara langsung dengan Adonis.

Aphrodite tergila-gila mengejar Adonis untuk menikah dengannya, tetapi Adonis lebih memilih menekuni hobi berburunya. 

Aphrodite memohon kepada Adonis untuk meninggalkan hobi berbahaya yang dia tekuni karena Aphrodite tidak ingin kehilangan pria itu, karna ia sudah mengetahui bahwa pemuda itu akan memiliki akhir yang mengerikan dari hobi berburunya. 

Adonis mengabaikan nasihatnya dan terbunuh saat berburu oleh babi hutan, yang sebenarnya adalah Dewa Ares.

Ketika Adonis meninggal, Aphrodite mendengar tangisannya dan bergegas ke sisinya dengan kereta yang ditarik angsa. Dia mengutuk Takdir dan Ares yang telah menetapkan kematiannya. Dengan Adonis masih dalam pelukannya, Aphrodite mengubah tetesan darah yang jatuh dari lukanya ke tanah menjadi bunga angin (anemon) sebagai tanda cinta mereka.

Anemon bermunculan dari darah Adonis dan rohnya kembali ke dunia bawah. Melihat sang dewi yang terus menangis, Zeus memerintahkan Adonis untuk tinggal selama setengah tahun di Dunia Bawah.

Menurut para ahli, kematian dan kebangkitan Adonis melambangkan pembusukan dan kebangkitan tahun tumbuhan. Dia dipuja sebagai dewa jagung, dewa tanaman biji-bijian, yang sangat penting bagi penduduk kuno Yunani dan tanah Mediterania lainnya.

Aphrodite Dan Adonis Dalam Seni

Mitos Aphrodite dan Adonis muncul dalam Buku Sepuluh Metamorfosis Ovid. Dalam kisah versi ini, Orpheus menceritakan kisahnya saat dia menatap ke pepohonan hutan dan hewan liar setelah kehilangan Eurydice.

Aphrodite (Venus dalam mitologi romawi) sangat tertarik pada Adonis seorang pria muda, namun Adonis karena lebih tertarik pada seni berburu, tidak menunjukkan kasih sayang dan perhatian dalam bentuk apa pun. Dia telah mencoba memikat hati adonis dengan berbagai cara, tapi sayang, semua usahanya itu sia-sia.

Ternyata Adonis lebih senang melakukan kegiatan berburu, sampai pada suatu hari ia mengalami kecelakaan saat berburu, sehingga mengakibatkan pendarahaan yang cukup hebat, yang membuatnya meninggal. 

Tetapi Venus tidak menyerah ketika ia harus kehilangan orang yang ia sayang dan memutuskan untuk mengubahnya menjadi bunga yang sangat indah yang tumbuh dari darahnya, dan sampai sekarang masih tetap menjadi simbol cinta bertepuk sebelah tangan dari seorang venus kepada Adonis.

Mitos Pandora Box : kisah Wanita Pembawa Hadiah Istimewa Dari Para Dewa

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Mitologi Yunani Aphrodite dan Adonis : Dewi Cinta Yang Tergila-gila Dengan Manusia"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel