Menerima Contributor dan Content Placement >Kontak profil atau ke email : kombatseries@gmail.com

Antman Dan Quantum Realms | Ini Dunia GHAIB nya Marvel

teori antman
Antman Quantum Realm

Mana ni fans Marvel yang senangnya baku hantam, lagi nyimak Mutan Morbius atau jangan-jangan lagi ngulik-ngulik Multiverse dua dukun edan Dr strange dengan Wanda si scarlate witch ?. Ya apa lah itu yang sedang di ulik-ulik, pada postingan ini aku mau bahas Antman dan dunia kuantum

Bahasan kali ini memang cukup berat, tapi sangat-sangat menarik untuk di diskusikan, karna dunia kuantum atau quantum realms tempat dimana terjadinya pertemuan antar  dunia fisik dan metafisik sederhananya nyata dan ghaib tanpa embel-embel hantu, sekaligus hubungannya dengan Multiverse. Di rangkum dari berbagai sumber. 

Jadi jangan lupa siapkan sebat, minuman hangat dan imannya, karna semua yang dibahas masuk kedalam hal-hal yang mungkin sulit untuk dipahami, yang mungkin bisa membuat kalian "pusing 7 keliling". Sama, yang nulis juga pusing.

Kalau di totalkan ada sekitar 23 kata kuantum disebutkan dalam film Antman and the Wasp, sampai-sampai si antman itu sendiri pusing mendengarnya. Kata kuantum sendiri pertama kali di cetus oleh seorang ilmuan bernama Max Planck, sekaligus penggagas pertama teori kuantum dan mendapatkan Nobel pada tahun 1918. Nama Planck pernah di sebutkan Tony Stark si Iron Man dalam dialog Endgame. 

Marvel memperlihatkan pada kita bagaimana seorang superhero antman menyusutkan ukuran tubuhnya dari ukuran manusia normal ke ukuran semut. Semua itu berawal dari  seorang ilmuan bernama Dr. Hank Pym yang berhasil menciptakan sebuah alat regulator yang fungsinya dapat mengubah ukuran suatu benda dengan memanfaatkan partikel hasil temuannya yang diberi nama Pym partikel.

Yang sebenarnya, partikel pym buatan Dr. Hang tidak hanya dapat mengubah suatu objek jadi seukuran semut, bahkan antman bisa membesar seukuran raksasa dengan cara mengatur settingan regulator yang terdapat di sabuk celananya. Scot si antman pernah terciduk Dr. Pym sedang mensetting regulator tersebut, dan Dr. Pym melarang keras hal itu, karna kesalahan kecil dapat merubah penggunannya ke ukuran subatomik yang dapat membuatnya terjebak pada ukuran tersebut seperti yang dialami istri Dr.Pym, sehingga dia tidak bisa lagi bertemu dengan istrinya.

Dan benar saja, saat kesusahan melawan si Yellow Jacket, si scott mengubah pengaturan regulatornya, yang akhirnya membuat dia harus mengecil sampai seukuran sel dan terus menyusut sampai ukuran subatom. Ini kunjungan pertama Scott Lang ke alam kuantum, tapi untungnya dia dapat kembali ke ukuran normal.

Kita sebagai penonton yang menyaksikan adegan ini pasti dibuat takjub, dan terlintas "kerennya, tapi sayang hanya film".

Dr. Spiros Michalakis

Sebelum lanjut Yuk kenalan dulu dengan orang yang ada di foto, namanya Dr.Spiros Michalakis, dia adalah seorang ahli fisika kuantum sekaligus konsultan sains dalam film antman, dari informasi lain juga di dapat kalau Dr.Spiros salah satu konsultan google dalam pembuatan komputer kuantum. Jadi apapun yang berhubungan dengan sains di film antman seperti partikel pym dan dunia kuantum, semuanya adalah hasil diskusi antara tim produksi dengan Dr. Spiros. Itu artinya setiap adegan yang berhubungan dengan sains dibuat seakurat mungkin dengan fenomena didunia nyata dan salah satunya dunia kuantum.

Sains film antman

Saat kita melihat antman yang terus mengecil, dia sempat bertemu bakteri tapi antman terus mengecil sampai ukuran skala nanometer, yang dimana ukuran ini seperti sehelai rambut yang dibelah sampai 100.000 kali, gak sampai disitu, antman terus menyusut ribuan kali dari itu, sampai berada di dalam atom, ini lah yang disebut ukuran subatomik, masuk kedalam quantum realm atau dunia kuantum.

Quantum realm atau dunia kuantum berada dilevel tertinggi dalam kajian sains modern yang mempelajari partikel subatomik. Dunia ini memang sangat sulit dijelaskan menggunakan logika, karna faktanya para ilmuan sendiri menemukan berbagai macam keanehan dan keganjilan didalamnya. 

Ilmuan mempercayai bahwa saat kita berada di dunia kuantum, ruang waktu sangat jauh berbeda dengan kehidupan kita saat ini, seperti dialog antara blackwidow dengan scott lang alias antman di film Avenger endgame, antman bilang "dia hanya terjebak 5 jam didunia kuantum", tapi kenyataannya blackwidow yang berada di ruang waktu normal merasa waktu sudah berjalan 5 tahun lamanya. 

Fenomena ini lah yang akhirnya dimanfaatkan para avenger untuk menciptakan alat yang dapat membuat mereka melakukan perjalanan waktu antar universe melalui dunia kuantum, sekaligus perkenalan awal di phase terbaru Marvel Cinematic Universe. 

Nah bagaimana dengan fenomena antman yang mampu mengubah ukuran tubuhnya dari normal ke kecil maupun sebaliknya ?; Darren Cross yang di perankan Corey Strol anak didik dari Dr. Hank Pym pernah mengungkapkan bahwa ia sedang melakukan penelitian mengenai partikel "yang bisa mengubah jarak antar atom" dikenal sebagai Pym partikel (partikel fiksi), yang terdapat di costum antman yang perlu digaris bawahi yaitu " jarak antar atom".

ilustrasi atom

Apa yang dilihat selama ini adalah ilustrasi atom, gambar paling sederhana hasil rekonstruksi. Dr. Jim Al-Khalili dalam Science Documentary pernah menyampaikan gambaran jarak dari partikel penyusun atom "Jika inti atom sebesar bola kaki, maka elektron terdekatnya akan mengorbit setengah mil jauhnya, sedangkan sisanya hanya ruang kosong".

Partikel pym yang ada di costumnya antman ini berfungsi mengatur jarak antar partikel subatomik ini. Semakin dekat maka ukuran tubuh akan semakin kecil, begitu pun sebaliknya. 

Dr. Jim Al-Khalili juga mengatakan " kalau kamu merapatkan semua partikel subatomik dalam tubuh saya, maka saya bisa menyusut lebih kecil dari butiran garam".

Kalau tubuh manusia dapat menyusut sampai seukuran semut atau garam, nah ini akan muncul masalah baru terkait pernapasan, itu lah alasan antman selalu menggunakan helm khusus saat ia sedang beraksi merubah ukuran tubuhnya, helm ini digunakan sebagai alat bantu pernapasan. 

Mahluk hidup seukuran serangga atau lebih kecil tidak bernafas menggunakan paru-paru, mereka punya cara tersediri dalam proses respirasi. 

Kembali ke kuantum, sejarah kuantum berawal dari permasalahan besar yang sangat sulit di selesaikan oleh para ilmuan pada tahun 1900 an yaitu " Bencana Ultraviolet". Semakin panas suatu benda maka akan menimbulkan radiasi cahaya dari merah, orange, kuning, sampai putih, dalam sains warna-warna ini menandakan terjadinya pergeseran panjang gelombang. 

Pada saat itu, para ilmuan sedang mencari tahu hubungan antara radiasi dengan temperatur dan panjang gelombang, sehingga di perolehlah rumus hukum Rayleigh-Jeans. Hukum ini meramalkan suhu akan meningkat sampai tak hingga saat mendekati keadaan Ultraviolet.

Jelas ini adalah kesalahan dan bencana bagi para ilmuan pada saat itu, karna apabila benar, maka kamu akan langsung terbakar saat berada di bawah sinar matahari pada siang hari. Karna itu, hukum itu di anggap gagal.

Sampai muncul lah seorang Max Planck dengan asumsinya bahwa "jangan-jangan pandangan kita tentang cahaya saat ini salah,karna masalah ini dapat selesai apabila cahaya di pandang sebagai partikel paket-paket energi" sehingga muncul lah kata kuanta dan kemudian hadirlah istilah kuantum.

Temuan Max Planck itu ternyata menginspirasi Enstein untuk menyelesaikan masalah pada efek Photolistrik yang jadi landasan sel surya sekarang. Enstein pun berfikir, ini gak mungkin bisa terjadi kalau cahaya bukan partikel, oleh Einsten partikel cahaya di sebut Photon, ia pun mendapatkan Nobel atas penemuannya.

Ilmuan pun sempat di buat pusing, karna selama ini cahaya di anggap gelombang, bukan partikel. Namun pada tahun 1924, seorang ilmuan Louis De Broglie menemukan keanehan pada sifat elektron yang berprilaku sebaliknya, kemudian ia berhipotesa "bahwa elektron dan semua partikel mempunyai sifat gelombang". 

Sehingga munculah konsep "Dualisme gelombang-partikel" oleh Enstein " kita punya 2 realitas yang bertolak belakang, secara terpisah mereka tidak dapat menggambarkan fenomenannya secara utuh, tapi ketika digabungkan, mereka bisa". konsep ini jadi yang paling membingungkan pada saat itu dikalangan ilmuan. 

Sederhanannya, bayangkan partikel adalah kelereng. Kelereng merupakan objek fisik yang punya massa, tapi lain dengan gelombang, bukan lah objek fisik, gelombang hanyalah gangguan yang merambat dalam ruang. Singkatnya Partikel itu materi sedangkan gelombang bukan materi, konsep ini mirip jasmani dengan rohani.

dr strange astral projection

Tidak secara langsung Konsep ini sempat didebatkan oleh Dr. Strange dan Ancinet One dalam film pertama Dr.Strange. Dr. Strange bersikukuh kalau "tidak ada yang namanya roh, kita berdua terbuat dari materi, dan tidak lebih", kemudian Ancient one  menarik salah satu tangan Strange, memukul dadanya, sampai rohnya keluar sesaat dari tubuh.

Untuk menguji dualisme gelombang-partikel ini, ada percobaan yang paling terkenal yaitu Double -Slit Experiment atau eksperimen celah ganda untuk membuktikan bahwa cahaya adalah gelombang, ketika cahaya melewati 2 celah sempit kemudian menghasilkan pola interferensi. 

Untuk melihat bagaimana eksperimen ini dilakukan, sobat bisa buka di youtube dengan kata kunci "Double Slit Experiment". 

Berbeda apabila pasir yang di tembakkan melalui 2 celah sempit, mereka tetap membentuk 2 buah garis sebagai pola partikel.

Jelas dalam eksperimen tersebut menunjukan cahaya adalah gelombang karna membentuk pola interferensi.

Double sulit experiment

Namun keanehan lain terjadi saat para ilmuan memasang sebuah detector untuk mendeteksi pergerakan cahaya yang di tembakkan pada 2 celah sempit, hasilnya mengejutkan karna sebelum di pasang detector, cahaya membentuk pola interferensi, tapi setelah dipasang detector sebaliknya, cahaya membentuk pola partikel. Pada saat itu, ilmuan kembali dibuat pusing dengan fenomena ini. 

Melihat fenomena ini, Dr. Jim Al-Khalili membuat joke " bagaimana kalau kita diam-diam mematikan detectornya tanpa sepengatuhan atom, kemudian kita pura-pura gak tahu kalau detectornya telah dimatikan, oke jalankan eksperimennya, hasilnya tetap sama seperti sebelum dipasang detector, menghasilkan pola interferensi". 

Seolah-olah cahaya tahu kalau kita sedang mengawasi mereka melalui detector yang seolah adalah mata manusia. Ini tidak terjadi hanya pada Foton, elektron yang telah dikenal sebagai partikel juga berprilaku sama ketika di tembak satu persatu melalui 2 celah sempit, harusnya membentuk 2 buah garis yang menandakan bahwa dia adalah partikel tapi malah membentuk pola interferensi. Jelas ini tidak masuk akal bagi para ilmuan.

Setiap partikel seolah-olah punya jurus kagebunsin, sebelum mencapai celah mereka menduplikasi diri dan kemudian masuk secara bersamaan, setelah melewati celah, lalu berinterferensi kembali dengan diri mereka sendiri menjadi satu partikel saat mendarat pada bidang layar.

Situasi ini serasa menonton film Toy Story, saat tidak ada manusia di sekitar, para mainan bergerak kesana kemari, tapi saat manusia melihat mereka, mainan ini diam kembali jadi benda mati.

Masalahnya foton dan elektron ini akan menjadi partikel saat kita mengamatinya, saat tidak di amati, mereka berprilaku seperti gelombang. Meski pun partikel-partikel sangat lah kecil, mereka punya dampak serius, karna partikel ini jadi penyusun atom, dan atom sendiri adalah penyusun alam ini.

Meskipun yang mengamati tadi hanya lah detector, tapi menurut para ilmuan, ini sama halnya seperti mata kita melihat. Jika partikelnya saja adalah benda yang abstrak saat tidak dilihat, maka konsekunsinya alam ini tidak bisa kita lihat secara objektif, sesuatu itu dianggap nyata apabila kita melihatnnya, dan sebaliknya apabila tidak dilihat maka tidak nyata.

Einstein pun sampai melontarkan pertanyaan "apakah bulan tetap berada disana ketika kita tidak melihatnya?", dan Neils Bohr "semua yang kita sebut nyata berasal dari sesuatu yang tidak nyata". Melalui keanehan ini para ilmuan akhirnya mau tidak mau harus menerima kenyataan bawah dunia kuantum itu adalah dunia lain, hukumnya pun lain.

Neils Bohr berkesimpulan kalau teori kuantum sudah final, Bohr lebih memilih menerima kenyataan bahwa dunia kuantum adalah dunia yang tidak bisa di prediksi yang mengacu pada Heisenberg Uncertainty Principle "kalau posisi partikel tidak bisa diprediksi" dan persamaan gelombangnya Schrodinger. Kesimpulan Bohr ini dikenal juga sebagai Copenhagen Interpretation.

einstein dan bohr

Pada saat itu, Einstein tidak setuju dengan kesimpulan Bohr, sampai terjadilah perdebatan keduanya , Einstein  mengatakan "Tuhan tidak sedang bermain dadu" sehingga membuat kita tidak bisa memprediksinya, Bohr menjawab "Einstein stop memberitahu Tuhan apa yang harus dilakukannya". debat ini dikenal sebagai Bohr-Einstein Debates.

Scott Lang si Antman paham betul dengan dunia kuantum, sampai-sampai Blackwidow dan Captain America bingung ketika ia menjelaskan persoalan dunia kuantum, Antaman bilang " Hukum di alam kuantum berbeda dengan disini, semuanya tidak bisa diprediksi".

Jadi ingat Spiderman No Way Home, banyak adegan yang mampu di prediksi fans, kayak adegan munculnya 3 spiderman, sampai-sampai trailer mentahnya di edit ulang fans yang munculin fight 3 spiderman. Banyak yang beranggapan kalau Spiderman No Way Home cuman fans service, menurut kalian gimana ?. mungkinkah ada pesan lain ?, 

Perdebatan Bohr dan Einstein memecahkan ilmuan jadi 2 kubu, Sebagian besar memihak pada Bohr dengan Interpretasi Copenhagennya. Einsten bersama 2 rekan lainnya yaitu Boris Podolsky dan Nathan Rosen berusaha membuktikan bahwa Bohr keliru melalui paradoks yang dikenal dengan E.P.R Paradoks. E.P.R sendiri singkatan nama ketiganya. Paradoks ini lah yang dikenal sebagai Quantum Entanglement yang membuat dunia kuantum menjadi semakin aneh. 

ilustrasi Partikel Entanglement

Quantum Entanglement sempat di singgung Scott Lang saat ia berusaha memecahkan masalah mesin waktu Avenger. Sederhananya ketika 2 buah benda yang sudah terEntanglement, meskipun di pisahkan antar planet atau galaksi, mereka tetap melewati fase yang sama. 

Lah apa kaitannya Quantum Entanglement dengan Marvel, jawabannya " MULTIVERSE".

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Antman Dan Quantum Realms | Ini Dunia GHAIB nya Marvel"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel