Template Premium

Membuat Point, Polygon dan Polyline Di Arcgis | Basic Digitasi

cara membuat point di arcgis

Sampai saat ini, ini adalah catatan ke 4 yang merupakan bagian ke 3 pembahasan mengenai Arcgis, disampaikan oleh seorang tutor arcgis, orangnya sudah di sebutkan pada catatan bagian pertama.

Catatan : bagi sobat yang baru saja melihat catatan ini ada baiknya memulai dari bagian pertama yang membahas tahapan paling dasar penggunaan arcgis dan bagian kedua tentang bagaimana georeferencing / titik ikat di google earth pro.

Dasar Arcgis Bagian 1

Supaya mudah dipahami, maka akan di tulis intinya saja, secara jelas, singkat dan padat. Akan semakin mudah dipahami apabila dipraktekan secara bersamaan dengan membuka arcgis sambil membaca tulisan ini.

Apa itu Point, Polygon dan Polyline dalam Pengoperasian Arcgis ?

Point secara umum adalah titik, dalam dunia digitasi Arcgis, point selalu identik dengan titik koordinat. Saat melakukan proses digitasi, user akan sangat sering bertemu dengan proses penentuan titik koordinat atau pointing.

Polygon adalah sekumpulan titik yang menghasilkan proyeksi area atau wilayah tertentu. Ketika proses digitasi berlangsung, biasanya polygon digunakan untuk membuat batas antar wilayah atau area tertentu, misalnya batas antar provinsi, kabupaten dan desa.

Polyline; fungsinya lebih ke proses pembuatan garis. Garis sendiri dalam pemetaan lebih sering diperuntukan sebagai simbol jalan dan sungai.

Catatan : ketiganya adalah bagian penting dan paling mendasar pada saat kegiatan digitasi berlangsung.


Gambar di atas merupakan salah satu contoh penggunaaan point, polyline dan polygon. Untuk petannya sendiri adalah hasil citra google earth pro.

Dibagian table of content kelihatan untuk penggunaannya sendiri : yang dimana point untuk koordinat tertentu, polyline diberi label "jalanan", dan polygon berlabel " pemukiman".


label peta_lahan2 dibawahnya terdapat simbol point, jalanan dengan simbol polyline dan pemukiman 12 polygon membentuk persegi panjang.

Ketiga simbol ini mewakili fungsi masing-masing, apabila ingin mendigitasi jalan, maka hal yang paling utama adalah mengatur file tersebut pada Catalog, caranya :

Pengaturan Kotak Dialog Catalog  

  • Buka catalog, tentukan folder penyimpanan
  • klik kanan pada folder
  • Pilih New
  • ShapeFile

Maka akan muncul kotak dialog shapefile, pada bagian feature type, terdapat pilihan ; Point, Polyline, Polygon dan seterusnya. Berhubung disini kami ingin mendigitasi jalan poros, jadi pengaturan feature typenya atur ke Polyline. ( Spatial Reference terkait penguncian koordinat sesuaikan dengan wilayah masing-masing, sudah ada catatannya dibagian 1 dan 2, bahkan ada daftar WGS 1984 zona UTM indonesia yang sudah diposting sebelumnya, bisa di cek sendiri)


Begitu pun kalau ingin membuat point dan polygon, tinggal atur pada Feature type. Setelah di atur, tekan Ok. Maka shapefile ini akan muncul di table of content. Apa selanjutnya ?

Mulai Membuat Point, Polygon dan Polyline

Table of content sudah terdapat shapefile point, polygon, polyline, peta (sudah diikat koordinatnya ), itu artinya proses ini sudah bisa dilakukan.

Catatan : Disini menggunakan acuan tampilan arcgis pada gambar paling atas yang sudah di digitasi berupa polyline dan polygon.

  • Ketika ingin memproses pada bagian kotak dialog view ( itu yang ada petanya, lebih jelas bagian arcgis bisa buka catatan bagian 2 ) selalu diawali dengan "START EDITING" ( pada bagian toolbar terdapat pilihan editor, klik tanda panah kebawah ; pilih start editing ) kemudian pilih salah satu shapefile yang ada di table of content, misalnya "jalanan"
  • Saat shapefile "jalanan" di pilih, secara bersamaan akan ditampilkan ke kotak dialog "Create Features" dibagian sebelah kanan.
  • Saat tampilan "jalanan" yang ada di create Features di klik, dibagian bawah akan muncul kotak dialog "Construction Tools", 
  • Pada kotak dialog "Construction Tools" ada pilihan line dan sebagainya, karna ini terkait digitasi jalan, maka kami memilih "line"
  • Selanjutnya adalah mendigitasi jalan, dengan cara menarik garis pada jalanan yang terdapat di peta.
  • Setelah selesai dan ingin beralih ke polygon atau point, hanya perlu klik shapefile salah satunya, kemudian klik kembali tampilan yang muncul di Create Features, dilanjutkan ke Construction Tools.
Membuat Polygon Di Arcgis | Fungsi Dasar dan Penerapannta | Digitasi Peta

Penutup

Catatan diatas terkait dasar-dasar digitasi penerapan point, polygon dan polyline secara garis besar, ya paling gak udah bisa fungsi dasarnya. Pada catatan bagian 4 akan berisi pembahasan bagaimana memperbaiki kesalahan yang terjadi pada saat proses penerapan ketiganya, serta fungsi tambahan.


Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Membuat Point, Polygon dan Polyline Di Arcgis | Basic Digitasi "

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel