Menerima Kontribusi Artikel√ (Backlink Anchor Text ) kontak : profil

Ini Alasan Manusia Sulit Ciptakan Robot Raksasa di PASIFIC RIM

bisakah kita ciptakan robot pasific rim


Pada tulisan kali ini, akan di bahas bagaimana sulitnya menghadirkan mesin raksasa tersebut di dunia nyata kita saat ini dengan berbagai macam faktor. 

Bisakah kita membuat Jaeger di Pasific Rim? 

Melihat aksi robot petarung humanoid di film pasific rim, satu kata yang dapat menggambarkan setiap aksi jaegar ketika bertarung melawan Kaiju, apa itu?, Baddas. Selain gerakan layaknya seorang manusia, kemampuan berkelahinya pun sangat mengesankan, tidak hanya di bekali ukuran raksasa, jaegar juga di lengkapi dengan ability dan agility di luar nalar, misalnya ketika gipsy danger melompat hanya dengan memanfaatkan energy kinetik dari kakinya. Seusai menonton film ini, berbagai macam teori muncul dari para penonton, bahkan para ahli enginer robot pun sampai turun tangan ikut membantu menjelaskan apa yang sebenarnya akan terjadi jika mesin raksasa ini hadir di dunia nyata berdasarkan teori sains dari yang telah mereka pelajari.

Tak sedikit yang skeptis mengenai keberadaan robot di pasific rim di dunia nyata sangat tidak mungkin di wujudkan. Menurut kosta Vogel seorang Technical Solutions Enginer, dia mengatakan bahwa ; untuk menciptakan mesin raksasa di pasific rim dengan kemampuan bergerak layaknya manusia , ini sangat tidak mungkin di lakukan. Masalahnya bukan hanya di faktor teknologi, tapi juga ada di ukuran fisik. Untuk bergerak cepat sebuah benda membutuhkan bentuk fisik yang  aereodinamis. 

 Dia juga mengatakan faktor fisik ini masuk kedalam prinsip "square cube law", yang menyatakan ; seiring bertambahnya ukuran, volume juga bertambah lebih cepat dari pada luas permukaan. Ketika di terapkan di dunia nyata prinsip ini juga memiliki banyak implikasi penting dalam berbagai bidang mulai dari Mecanical Enginering sampai Bio Mecanical. Ini juga membantu menjelaskan mengapa membangun suatu struktur yang lebih besar dan lebih tinggi semakin sulit. Prinsip ini juga dapat membantu menerangkan bagaimana hewan-hewan purba dengan berat tubuh dan fisik yang besar memiliki gerakan lambat ketika berjalan. 

Berhubung jeager yang memiliki tinggi sekitar 100 meter, kecepatan aliran udara pun akan menjadi masalah besar pada permukaan struktur jaeger yang tidak aerodinamis, yang akan mempengaruhi kecepatan gerakan serta keseimbangannya. 
Apalagi ketika sedang bertarung. Kita asumsi kecepatan badai di lautan 75 km/jam pada saat gypsi danger melawan kaiju dalam fight scene pertama pasific rim 2013: Dengan kecepatan badai tersebut, jangankan bertarung, mengatur ke seimbangan gypsi danger saja harusnya sudah sangat sulit akibat kecepatan aliran udara yang membentur struktur permukaan gypsi danger. 

 Umumnya untuk membuat benda bergerak dengan kecepatan tinggi harus memiliki struktur yang lebih aerodinamis agar dapat memudahkan benda tersebut berakselerasi mencapai kecepatan maksimum. Jaegar juga melakukan hal yang sama saat berlari, mengelak serangan maupun menyerang kaiju.

 Jaeger tidak hanya mesin yang di program  dengan kemampuan berjalan, dia adalah mesin perang di lengkapi berbagai macam senjata canggih. Energi yang di butuhkan pun akan sangat besar untuk dapat mengoperasikan sebuah jaeger agar setiap komponennya dapat bekerja dengan baik ketika bergerak maupun berakselerasi dalam mode bertarung. 

Menurut seorang ahli robotic Andy Ruina ; "sumber energy dari fusi nuklir memungkinkan penggunaan energy yang tak terbatas ketika mengoperasikan jaegar ", selain memiliki energy besar, fusi nuklir juga termasuk aman ketika ada kerusakan, alih-alih menggunakan fisi nuklir, selain Jaeger nya yang rusak saat kalah bertarung, kebocoran dari fisi nuklir pun dapat menimbulkan radiasi yang dampaknya bisa berkali kali lipat. 

Untuk membuat Jaeger dengan teknologi saat ini mungkin saja bisa di lakukan, tapi untuk beroperasi secara efisien , punya kemampuan berlari, bertarung, melompat, dan keseimbangan, masih butuh riset panjang dengan mempertimbangkan banyak faktor. Berdasarkan kemampuan manusia saat melakukan gerakan, seperti berjalan dan berlari, peran keseimbangan membantu kita agar selalu berada diposisi berdiri saat melakukan aktivitas-aktivitas tersebut, tapi ini akan terasa sulit ketika kita berada di tengah badai, begitu juga robot humanoid pasific rim. Masalah keseimbangan akan menjadi masalah krusial ketika tubuh dan fisik kita layaknya Jaeger. 
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Ini Alasan Manusia Sulit Ciptakan Robot Raksasa di PASIFIC RIM"

Post a Comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel