konten

Artificial Intelligence Mempercepat Revolusi dan Evolusi Peradaban | Society 5.0 | Super AI


era society
Super AI
AI yang dimaksud disini, bukan AI yang muncul dalam film-film sc-fi, bawa senjata,kemudian memberontak, ekspektasi semacam itu mungkin terlalu berlebihan, meskipun segala kemungkinannya bisa saja terjadi.

Bagi AI menceritakan kehidupan dari masa ke masa bukan lah hal yang sulit, itu hanya lah bagian paling mudah yang bukan menjadi tujuan mereka di buat. Tugas dan fungsi utama teknologi ini dibuat adalah untuk melakukan analisa yang lebih cepat dari sumber utamanya yaitu Big Data. Bagi manusia, proses analisa dari jutaan ataupun milyaran data dalam waktu singkat itu adalah hal yang tidak mungkin, berhubung manusia hanya di berikan kemampuan intelegent yang terbatas dalam memperoleh data dan melakukan analisa. Ini tidak berlaku pada AI, hasil dapat di peroleh hanya dalam waktu beberapa detik dari proses pencarian data, analisa ,sampai dengan hasil yang di peroleh.

Jika AI sudah mencapai ketahapan yang lebih komplek, mendekati sempurna, ini lah nantinya yang akan menjadi babak baru, yang dimana intelegent manusia akan sangat jauh berkali kali lipat tertinggal oleh ciptaan mereka sendiri. Itu semua hanya lah awal baru evolusi AI, masih akan ada yang lebih komplek lagi dari tingkatan tertinggi akibat dari evolusi yang terus terjadi, ini di khawatirkan akan jadi babak baru ,ketika manusia sudah tidak bisa lagi mengontrol karya buatan sendiri. Proses evolusi ini mengalami percepatan yang sangat dasyat, karna semua yang berhubungan dengan tugas analisa dan pekerjaan, semuanya sudah di handel oleh para AI, dan pekerjaan tersebut pastinya sangat mudah untuk di proses, berhubungan mereka memiliki akses penuh terhadap sumber yaitu Big Data, maka input data yang terjadi pun akan sangat cepat, lebih komplek dalam jumlah banyak secara mandiri.

Perkiraan evolusi AI pada awal perkembangan revolusi industri dan teknologi akan sangat berbeda ketika semuanya masih dalam jangkauan manusia, tidak hanya keuntungannya saja, tapi juga ada sisi mengerikannya ketika AI ini sudah mengalami evolusi ke bentuk super AI dan bentuk evolusi-evolusi selanjutnya.

Seperti yang di kutip dari sumber wikipedia; Kecerdasan buatan atau AI; menurut Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan "kecerdasan buatan atau AI sebagai kemampuan sistem untuk menafsirkan data ekternal dengan benar, dan belajar dari data tersebut dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi dan fleksibel", ini artinya ketika manusia memasukkan ilmu dan informasi mengenai segala apa yang pernah di dapatkan dalam sejarah kehidupan ini ke dalam AI, misalnya data mengenai sifat, bagian, cara kerja bagian organ tubuh tertentu seperti jantung, genetik, cell-cell dan sistem saraf , serta segala bentuk alogaritma dari proses tertentu, maka bukannya tidak mungkin, melalui proses analisa yang di lakukan AI vaksin dan obat dari virus yang mematikan seperti HIV aids di temukan dalam hitungan menit bahkan dalam hitungan detik.

Kecepatan memproses otak manusia memiliki batas-batas tertentu, ketika ingin membuktikan sesuatu, maka perlunya riset panjang dengan segala kemungkinan trial dan error yang terjadi. Melalui AI ,proses analisa dan research tersebut dapat di lakukan dengan sangat cepat beratus-ratus kali lipat dari kecepatan otak manusia.
Cepatnya dalam memproses data ini lah yang membuat setiap revolusi yang terjadi pada masa depan akan sangat singkat,dan itu akan terus di percepat.

Ini di karenakan pada saat proses simulasi, jika manusia hanya dapat melakukan sebuah simulasi dalam satu waktu, sedangkan AI dapat melakukan jutaan simulasi yang menghasilkan berbagai kemungkinan, dan kemungkinan tersebut akan di simulasi ulang dan terus berulang sampai pada hasil akhir yang benar-benar akurat. Dan ini di lakukan hanya dalam beberapa menit bahkan detik, sehingga akan adanya penghematan waktu yang luar biasa.

Ilustrasi tersebut bisa kita lihat dari beberapa film hollywood seperti film Iron man yang di lakukan oleh Tony Stark dalam proses simulasi. Dalam proses tersebut, Tony hanya perlu memasukkan sampel dan beberapa perintah, setelah itu simulasi di lakukan, yang menghasilkan kemungkinan-kemungkinan tertentu, yang kemudian di proses kembali untuk mendapatkan hasil yang lebih spesifik.

Proses itu hanya terjadi pada awal AI muncul, bagaimana dengan super dan Quantum AI ?; teknologi ini layaknya seperti proses hidup manusia, ketika baru lahir belajar dari berbagai informasi yang di dapat, sampai akhirnya memperoleh kemandirian, ketika manusia bisa lupa dengan informasi yang didapat, tidak dengan AI, semuanya di rekam tanpa terkecuali, dan ini akan di proses ketika di perlukan. Bukannya tidak mungkin, suatu saat regenerasi cell dapat dengan mudah di lakukan, sehingga manusia dapat melawan proses penuaan dari kulit sampai ke bagian organ tubuh lainnya, seperti salah satu lagu blackpink ( forever young), hew hew, this is it :).

Yang perlu di ketahui, segala yang di sebutkan di atas bukan hanya sekedar imajinasi semata, semuanya dapat di perhitungkan dengan segala kemungkinan-kemungkinan, tidak ada yang mustahil jika suatu hal sudah di tangani oleh AI kedepannya. Hal yang tidak pernah di perhitungkan sebelumnya seperti smartphone, internet dan komputer saja bisa di temukan, apalagi karya hasil buatan AI, yang jauh-jauh hari sebelum proses mereka evolusi saja kita sudah tahu memprediksi kemampuan dasyat yang mereka punya.

Apa selanjutnya ?

Super AI Revolusi Society 5.0

Ini di perkirakan akan terjadi pada tahun 2030, ketika Big data , robotic, dan AI mulai merajalela. Pada tahap ini tingkatan Big data juga sudah berovolusi menjadi mega data, setiap orang yang melakukan akses online sudah tidak lagi anonym, semuanya bisa di identifikasi dengan jelas. Yang harus di ketahui, apapun yang kita lakukan saat ini saat beraktivitas melalui internet, semuanya bersifat permanen.

Di dalam big data aktifitas kehidupan seseorang akan terekam disana, karna seperti yang kita tahu, saat ini dan kedepannya, gadget seperti smartphone adalah kebutuhan primer dalam proses mendapatkan informasi atau hanya sekedar bersosialisasi, dan ini juga pastinya akan berevolusi dalam bentuk yang lebih komplek, tak menutup kemungkinan layar smartphone yang kita gunakan sekarang dapat kita akses langsung dengan mata, kemudian komponennya bisa di tanam ke dalam bagian tubuh atau kita sudah tidak perlu lagi menggunakan gadget, karna salah satu bagian tubuh kita sudah tertanam komponen komplek yang memiliki fungsi universal yang terhubung langsung ke sumber big data untuk proses komunikasi. selalu ada kemungkinan.

Ketika kemungkinan lain AI ini akan di tanam di dalam bagian tubuh manusia, semua orang sudah tidak perlu lagi repot-repot mencari solusi, karna bagi siapa saja yang menggunakan AI sebagai alat bantu processor, big data dan mesin learning dari AI akan secara otomatis merekam segala aktivitas kehidupan dan di proses otomatis sebagai sebuah pembelajaran. Kabar buruknya, jika AI dan big data di kombinasikan dan di tanam dalam tubuh manusia, ini akan sangat beresiko jika ada pihak jahat yang berusaha meretas kemudian mengambil kendali setiap orang  melalui Big data. Semua kemungkinan bisa terjadi, karna semakin besarnya dampak positif dan ketergantungan dari alat yang kita gunakan, maka disana juga ada dampak negatif yang sangat dasyat pula bisa kita rasakan.

 Jika segala bentuk aktivitas sosial dan segala jenis aktivitas pekerjaan sudah dimasukkan kedalam bentuk visual digital, yang pastinya sudah dibekali security yang amat ketat, akan seperti apa hukuman yang akan diberikan bagi siapa saja yang melanggar. Hal terburuk salah satunya ketika mendapat pemblokiran akses masuk ke dunia digital tersebut.

Dimasa Super AI, ketika para ilmuan sudah berhasil  melakukan dekode genetika dan sistem saraf neuron, kita akan dapat melihat berbagai macam jenis penyakit yang dapat di sembuhkan, tidak hanya itu, regenerasi cell pun bisa dilakukan untuk memperlambat proses penuaan serta menyembuhkan luka dalam waktu singkat. Semuanya bukan tanpa alasan, pada saat sekarang, para ilmuan nyatanya  sudah mengembangkan Nanorobotic yang nantinya dapat bekerja di dalam setiap jaringan tubuh manusia.

Tidak hanya itu, bagian organ tubuh lain manusia juga dapat di produksi melalui teknologi yang di kenal Xenotransplantasi yang saat ini masih dalam proses pengembangan, dan kedepannya dapat di gunakan untuk memproduksi jantung, paru-paru dan organ tubuh lainnya dari seekor babi. Alasan memilih babi, karna faktanya babi memiliki kode genetika yang mirip dengan manusia, jadi kalau ada yang bilang babi jangan ngamuk-ngamuk,selingan....lanjut.

Ada Cyborg, mungkin yang semacam ini sudah sering kita lihat di banyak film-film sc-fi, nyatanya hal tersebut memang benar ada, Cyborg adalah individu yang terdiri dari tubuh mekanik dan manusia itu sendiri. Saat ini para ilmuan sudah berhasil mengembangkan alat-alat ini baik berupa tangan, kaki maupun bagian tubuh lainnya yang dapat terintegrasi langsung dengan sistem saraf, bahkan sistem saraf bisa di hubungkan dengan alat ini dari jarak jauh. Nyatanya alat-alat seperti ini nantinya dapat menggantikan bagian tubuh manusia secara keseluruhan dengan memindahkan organ vital yang mendukung kesadaran manusia ke dalam sebuah badan mekanik, dan kemudian mematikan beberapa kesadaran yang berhubungan dengan capek, sakit, dan lapar.

Masih ada banyak lagi yang bisa kita temukan pada teknologi super AI pada era Society 5.0 dan ini akan di di lanjutkan pada artikel selanjutnya bersamaan dengan Quantum AI.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Artificial Intelligence Mempercepat Revolusi dan Evolusi Peradaban | Society 5.0 | Super AI"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel