konten

7 Jenis Backlink Yang Tidak Disukai Google | Expert Concept Para Webmaster

Ada banyak cara untuk mendapatkan tautan-tautan berkualitas menurut para pakarnya , mulai dari level mudah sampai expert yang tentunya memakan waktu yang tidak sebentar contohnya seperti gambar di bawah :
 
yang tidak disukai google
 
Membangun backlink itu seperti sedang bermain game strategy, ada tahapan-tahapan tertentu yang harus di dilakukan agar apa yang di bangun tidak sia-sia. Praktek SEO yang satu ini memang sangat menantang, karna disini prinsip dasarnya adalah membangun alur dan jalan bagi mesin pencari dan pengunjung untuk dapat dengan mudah melakukan eksplorasi mendalam ke dalam mesin pencari terutama pada webblog yang sedang kita bangun.

Menerap teknik Backlink dalam SEO itu juga hampir sama halnya membangun sebuah pemukiman, semakin banyaknya backlink maka semakin banyak juga jalur yang mengarah ke website kita. Yang dimaksud disini adalah backlink yang berkualitaas, bukan yang bersifat parasit, apa gunanya membangun hal tersebut jika terdapat link yang bersifat parasit, seandainya situs yang sudah kita bangun memiliki sekitar 10.000 backlink, tetapi disana terdapat juga 10 link parasit, maka sama saja ompong, ini lah yang sering di bahas oleh para ahli SEO tentang kualitas link.

Google memiliki alogaritmanya sendiri dalam menilai situs atau website yang berkualitas, pada dasarnya , link yang di bangun harusnya natural dan berkualitas tanpa adanya tindakan manipulasi tehadap robot mesin penelusur. Dari sana kita bisa tahu, jenis dan kriteria backlink yang di sukai dan tidak disukai oleh mesin pencari seperti google.

Ada informasi yang beredar, sebenarnya praktek SEO yang sering di lakukan tak ada yang namanya White Hat SEO, bahkan SEO itu sendiri merupakan teknik Black Hat yang di lakukan pada robot search engine, tapi seperti yang kita tahu, apa yang kita kerjakan dan kita gunakan untuk mempermudah kehidupan sehari-hari pasti pada dasarnya menggunakan teknik manipulasi, seperti motor, mobil pesawat dll. Bagaimana caranya agar dari satu tempat ke tempat lain tidak memakan banyak waktu ?, maka di buatlah motor dengan roda yang melingkar yang di harapkan dapat memanipulasi kecepatan, atau memanen padi yang natural itu di lakukan dengan cara manual, tapi ini bisa di manipulasi agar prosesnya cepat, dengan menggunakan mesin pemanen padi. Lain cerita jika proses memanennya menggunakan bahan peledak, ini juga teknik manipulasi lain, tapi sifatnya yang membahayakan. Nah begitu lah kira-kira yang di maksud manipulasi ada level aman sampai level membahayakan.

Pertanyaannya ; Apakah SEO adalah teknik manipulasi, jawabannya iya, manipulasi tehadap robot search engine, Tapi apakah melanggar ketentuan; Google sendiri tidak pernah melarang penerapan SEO jika hal tersebut tidak membahayakan situs atau website yang mesih berada di bawah otoritas mereka, dalam artian hal yang di lakukan masih wajar.

Ini lah beberapa Jenis Backlink yang tidak disukai google;

  • Menanam backlink di situs yang terdapat malware
Ini jelas merugikan, tidak hanya pihak serach engine yang di rugikan , bahkan pemilik web atau situs juga akan mengalami dampak yang lebih buruk dari tindakan ini. Selain situs yang telah kita tanam backlink mendapat penalty berat, webblog kita juga akan mengalami dampak yang sama, meskipun bukan kita yang menyebarkan malware disana, tapi webblog kita juga akan dicurigai membantu penyebaran tersebut. Jika tidak cepat di tangani, maka bisa mengakibatkan situs kita dikenakan penalty bahkan terancam banned.
  • Pertukaran Link 
Backlink yang berkualitas menurut para pakarnya sifatnya satu arah, misalnya si A merekomendasikan visitornya untuk mengunjungi situs si B, yang seperti ini lah yang di sukai google. Teknik atau cara yang tidak disukai misalnya Pertukaran Link yang terjadi pada kolom komentar yang sering di terapkan oleh para webmaster dimasa lalu, berkomentar dengan meninggalkan link aktif pada kolom komentar, cara seperti inilah yang di tidak di sukai google. Jika di youtube hal seperti ini dikenal dengan istilah sub for sub.
  • Backlink yang didapat dari web direktori dan artikel direktori
 Yang satu ini memang belum terlalu jelas, apakah situs yang submit juga terkena dampaknya , atau hanya layanan direktori tersebut. Sebelum pihak google melakukan update alogaritma panda yang di lakukan apda tahun 2011 lalu, direktori besar seperti Artikel base menjadi snagat popular dan sebagai sumber traffic berlimpah bagi siapa saja yang menanam backlink disana, tapi setelah alogaritma panda rilis, direktori tersebut terkena imbas dari panda yang berdampak merosotnya trafik sampai 35%. 
  • Membeli Backlink dari pihak ketiga
Meskipun banyak isu yang beredar menggunakan teknik ini salah satu yang tidak disukai google, tapi buktinya sampai sekarang teknik ini lebih efektif untuk mendatangkan banyak trafik ke website, ada juga yang mengatakan ini hanya bersifat sementara, sampai akhirnya terciduk alogaritma google. Memang ada beberapa yang sudah mengalami dampak buruk karna melakukan teknik ini, tapi buktinya banyak juga situs yang awet permanen menggunakan teknik ini. 
  • Backlink kurang bervariasi
Yang dimaksud disini, backlink yang di tanam hanya berasal dari satu sumber tapi memiliki intensitas yang berlebih. Misalnya dalam satu website terdapat 10 backlink anchor text dalam satu postingan yang semua linknya mengarah ke tujuan yang sama. Perhituangan kualitas link yang baik, terdapat 1 link dengan nilai tertentu, link ke 2 , ke 3 dan seterusnya akan mengalami pengurangan nilai, semakin banyak backlink pada satu website maka bukannya memberi dampak baik, malah memberikan dampak buruk, dapat di kategorikan sebagai spam.
  • Menaruh Backlink pada Situs yang berbeda bahasa
Backlink yang relevan menurut kriteria google adalah memiliki topik dan bahasa yang sama. Bagaimana jika sudah terlanjur menanam backlink di tempat yang beda bahasa?, sejauh ini belum ada informasi bahwa hal tersebut dapat membahayakan situs kita, kemungkinan nilai dari link tersebut mengalami pengurangan. Belum ada kejelasan misalnya dari bahasa A ke bahasa B atau C . Tapi menurut beberapa isu, menanam backlink yang mengarah ke bahasa international salah satu yang relevan selain sesama bahasa. 
  • Backlink yang di dapat dari Tools generate 
Ada banyak yang menawarkan layanan generate backlink, bahkan jumlah yang bisa di dapat pun sangat fantastis, ribuan bahkan puluhan ribu sekali klik. Keuntungannya; trafik melonjak berkali-kali lipat, ada yang bertahan berbulan-bulan selebihnya tergantung si mbah. Amankah ?; jawabannya tidak, mungkin 1 bulan belum ketahuan, tapi yang blak-blakan seperti itu lambat laun pasti akan merasakan dampaknya, jadi sifatnya hanya sementara, beda cerita kalau tools yang digunakan adalah premium tools dan pakar SEO yang melakukannya, tapi semua kembali lagi ke sifatnya yang hanya sementara. Yang harus kita ingat Robot google itu penjelajah handal, dan pemburu yang berpengalaman, Ngumpet di bawah bantal sekalipun bakal keciuman dan keciduk. Pada dasarnya kembali lagi pada kata "jika", jika belum ketahuan, aman, jika sudah keciduk, ya gak aman, udah 2 itu aja pilihan. 

Untuk membangun backlink yang lebih efisien itu tidak mudah, perlu waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Jika ingin lebih cepat dengan keamanan yang standart untuk robot mbah , menurut para ahli webmaster, cukup dengan membuat 1 layer security, dengan banyak site yang berasal dari web 2.0.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "7 Jenis Backlink Yang Tidak Disukai Google | Expert Concept Para Webmaster"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel