konten

Sejarah PESAWAT ULANG ALIK | SPACE SHUTTLE

SEJARAH SPACE SHUTTLE
Space shuttle atau lebih di kenal dengan nama pesawat ulang alik. pada awalnya, pesawat ulang alik di tugaskan untuk dapat membawa komponen dan kru saat proses pebuatan stasiun luar angkasa atau di kenal dengan istilah ISS.

Artikel Menarik :
• Ion Thruster Dan Cara Kerjanya
• Perkembangan Roket
• Pembuatan  Booster 
•  Mesin Roket Solid, Liquid , dan Hibrid
• Starlink Internet Kecepatan Tinggi 40.000 Satelit
Space Shuttle
Bentuk space shuttle /pesawat ulang alik pada umumnya hampir sama dengan pesawat biasa , hanya saja penempatan sayap dan pengoperasian  mesin nya berbeda dengan pesawat pada umumnya. Dalam beberapa dekade ,pesawat ulang alik menjadi transportasi utama yang di andalkan oleh badan antariksa nasa untuk melakukan banyak misi di luar angkasa. Dalam misi-misi tertentu, space shuttle / pesawat ulang alik di tugaskan untuk mengantar satelit langsung ke orbitnya , memperbaiki kerusakan pada komponen teleskop hubble , mengantar para astronot ke ISS dan mengantarkan supply untuk Astronot yang berada di ISS.

Space shuttle awal beroperasinya pada tahun 1977, ini merupakan  tahap awal uji coba , dan benar-benar beroperasi dalam sebuah misi pada tahun 1981. Misi awal pengoperasiannya yaitu untuk mengantar komponen stasiun luar angkasa ISS  . Pada tahun 2011 lalu , space shuttle resmi di berhentikan pengoperasian- nya . 
Dari awal terbentuknya misi pesawat ulang alik ,  Nasa telah mengoperasikan sebanyak 6 buah space shuttle dengan nama yang berbeda beda. Meski begitu , dari ke 6 pesawat tersebut, tidak semua misi nya berjalan dengan mulus , ada ada beberapa misi pesawat ulang alik yang berakhir secara tragis. Nama Ke 6 pesawat ulang alik :

1.  Space shuttle Enterprise

Pesawat ulang alik dengan nama Enterprise pada awalnya digunakan untuk sebuah uji coba. Awal pengoperasian pesawat ini pada  15 februari 1977 sebagai uji coba , dan penerbangan terakhir pada 26 oktober 1977. 

2. Space shuttle  Colombia

Pesawat Ulang Alik dengan misi pertama di jalan kan oleh pesawat ulang alik bernama  colombia , awal beroperasi pada 14 april 1981, pesawat ini telah melakukan 28 kali penerbangan, dan pada tahun 2003 , pesawat ulang alik colombja mengalami insiden kecelakaan tragis yang menewaskan semua astronot yang ada di dalamnya.

3. Space shuttle  Challenger

Pesawat challenger beroperasi pada 4 april 1983, dalam misinya, pesawat ulang alik challenger telah melakukan sebanyak 9 kali misi peluncuran , dan berakhir dengan kecelakaan pada 28 januari 1986 , 73 detik setelah di luncurkan.

4 . Space shuttle Discovery 

Tidak seperti kedua pesawat ulang alik colombia dan challenger, pesawat ulang alik Discovery beroperasi sepenuhnya , pada 30 agustus 1984 merupakan awal dari misi pesawat ulang alik Discovery. Space shuttle discovery resmi di pensiun kan pada 24 februari 2011 dan sekaligus penanda bahwa berakhirnya penggunaan pesawat ulang alik pada penerbangan antriksa Nasa.

5. Space shuttle Atlantis

Selain pesawat ulang alik Discovery,  pesawat Atlantis juga berhasil menjalankan misi sepenuhnya sampai dengan 7 februari 2008 , pada penerbangan awal pada Oktober 1985. Pesawat ulang alik Atlantis telah berhasil menjalan kan sebanyak 27 misi , dengan 2 misi penting di dalamnya yaitu menyebarkan Kuar Magellan dan Kuar Galileo.

6. Space shuttle Endeavour

Ketika pesawat challenger mengalami kecelakaan , pesawat ulang alik Endeavour di buat untuk menggantikan keberadaan pesawat ulang alik Challenger. Endeavour juga menjadi pesawat ulang alik terakhir yang di produksi oleh Nasa untuk melaku -kan misi antariksa. Endeavour melakukan penerbangan perdana pada tahun 1992  Dan penerbangan terakhir nya pada juni 2011.

Untuk dapat meluncur ke luar angkasa , pesawat ulang alik tidak dapat melakukan semua itu  tanpa bantuan 2 buah rocket booster. Saat melakukan peluncuran , pesawat ulang alik selalu di temani dengan dua buah rocket booster dan satu buah eksternal tank , yang dimana, fungsi rocket booster tugas utamanya yaitu membantu meluncurkan pesawat ulang alik sampai di- ketinggian 45 km, dan selanjutnya kedua buah booster ini akan kembali jatuh ke bumi. 
Rocket booster pada pesawat ulang alik di muat dengan komposisi propelant padat atau solid propelant yang bebannya mencapai 650.000 kg . solid booster pada shuttle dapat mengangkat beban seberat  1.325.000 kg .

Eksternal tank pada pesawat ulang alik akan di fungsikan saat kedua rocket booster di pisahkan di ketinggian 45 km. Pada ketinggian tersebut , eksternal tank yang berisikan 526.126 galon bahan bakar akan di suplay ke mesin utama pesawat ulang alik. Setelah mencapai ketinggian 113 km, tanki eksternal akan di lepaskan dan kembali jatuh kebumi.

Dalam pengoperasiannya pesawat ulang alik dapat membawa astronot dengan jumlah maksimal sampai 11 orang. Di isi dengan jumlah 11 astronot jika sewaktu waktu terjadi keadaan yang darurat, tapi umumnya , kapasitas normal pesawat ulang alik pada saat lepas landas berjumlah 7-8 orang.

Semoga bermanfaat.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Sejarah PESAWAT ULANG ALIK | SPACE SHUTTLE"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel