konten

PENGERTIAN ION THRUSTER DAN CARA KERJANNYA | ROKET PROPULSI

ION THRUSTER
Pernah melihat Ironman terbang ?, mungkin banyak dari kita beranggapan bahwa hal tersebut sangat tidak masuk akal. Dan sebagian dari kita pasti bertanya tanya , bagaimana mana ironman bisa terbang tanpa membawa tangki bahan bakar , atau bagaimana bisa terbang sedangkan di lihat dari baju besi yang dipakai ,tak ada bagian mesin satupun yang terlihat. Untuk menjadikannya masuk akal, mari kita ulas.

Sejauh ini yang kita ketahui,  jenis engine yang sering (yrart) dioperasikan pada penerbangan rocket antariksa di antaranya adalah solid rocket engine, liquid rocket engine, dan hybrid rocket engine. Untuk saat ini ke tiga engine tersebut masih menjadi pilihan terbaik untuk melakukan misi-misi rocket antariksa.

Artikel Terkait :

• Ion Thruster Dan Cara Kerjanya | Roket Propulsi
• Fakta Menarik Perkembangan Roket
• Tahapan Pembuatan Roket Booster Nasa
• Cara Kerja Mesin Roket Solid, Liquid , dan Hibrid
• Mengenal Starlink Internet Kecepatan Tinggi 40.000 Satelit
• Sejarah Menarik Space Shuttle

Setelah sekian lama ketiga engine ini eksis, ternyata banyak yang beranggapan kalau engine-engine ini sangat tidak efektif jika di gunakan untuk waktu yang lama, di tambah lagi ,saat pengoperasian, biaya yang dibutuhkan puun sangat tinggi . Selain kedua alasan tersebut ,ada juga beranggapan bahwa ke tiga rocket engine tersebut mengeluarkan asap yang sangat tidak ramah terhadap lingkungan. 

Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut ,beberapa tahun lalu, penerbangan rocket antariksa nasa melakukan riset mengenai pengembangan propulsi terbaru yang hemat biaya dan ramah lingkungan dan yang sangat efektif untuk teknologi rocket masa depan, jenis propulsi tersebut disebut  bernama Ion thruster. (yrart)

Ion Thruster merupakan jenis propulsi yang memanfaat ion sebagai pendorong. Seperti yang diketahui ion thruster memiliki impuls yang sangat tinggi dengan tingkat konsumsi propelant yang terbilang rendah, sehingga jenis propulsi yang satu ini  membutuhkan jumlah  propelant yang jauh lebih sedikit dari pada jenis propulsi kimia. Sehingga sangat cocok digunakan untuk meenstabilkan satelit pada posisinya.

Propelant yang digunakan pada ion thruster yaitu xenon. Xenon sendiri akan menghasilkan plasma jika atom pada xenon bertabrakan dengan elektron, dan plasma ini  memiliki sifat gas, yang sering di temukan pada neon dan kilat. Model propelant yang satu sangat mudah terpengaruh oleh medan listrik dan magnet. Jenis propulsi ini  menjadi solusi terbaik dalam menghemat biaya explorasi luar angkasa.
                                          ION THRUSTER JET PACK
Bagaimanakah cara kerja Ion thruster ?

Pada ion thruster, peng-ion-an xenon dengan menambah elektron atau pun menghilang kan elektron. Proses ini akan menghasilkan gaya dorong yang berupa ion. (yr art)

Untuk menghasilkan gaya dorong yang lebih besar pada ion thruster, pelepasan elektron bermuatan negatif secara massive di lakukan , hal ini dilakukan agar elektron-elektron tersebut bertabrakan dengan atom netral yang terdapat pada xenon. Pada saat tabrakan elektron yang bermuatan negatif dengan atom netral xenon , proses tersebut akan menghasilkan ion bermuatan positif. 

Xenon merupakan propelant yang sangat cocok dengan jenis propulsi ion thruster, karena, selain massa atom pada xenon yang tinggi, xenon juga sangat mudah terionisasi. Sehingga pada saat dilakukannya ionisasi, proses tersebut menghasilkan gaya dorong yang di inginkan, dan kecepatan yang di hasilkan oleh ion thruster dapat kontrol dengan mempercepat atau memperlambat ion, Hal inilah yang menjadi alasan utama penggunaan xenon pada ion thruster.
Pada saat proses ionisasi berlangsung, elektron  di hasilkan melalui katoda berbentuk silinder , proses ini biasa di sebut emisi termionik.

Dalam proses emisi termionik , elektron yang di lepas tertarik ke bagian dinding ruangan pelepasan, yang kemudian di lakukannya pelepasan xenon pada bagian ruang pembuangan, pada tahapan ini xenon yang berada di ruang pembuangan akan mengalami reaksi ketika pelepasan elektron secara massive di lakukan, proses ini akan menghasilkan ion bermuatan positif dan melepaskan lebih banyak elektron. (yrart)
Pada sekitaran silinder katoda yang di aliri listrik, ini menyebabkan adanya daya magnet pada bagian dinding silinder yang akan mecegah elektron untuk mencapai bagian lubang pembuangan, sehingga pada saat-saat tertentu akan terjadinya proses ionisasi pada elektron, dan akan menghasilkan ion positif yang akan dikeluarkan melalui (yr art) lubang-lubang pembuangan yang terdapat pada grid. Ketika ion-ion ini melewati lubang-lubang grid , ion akan di percepat oleh grid akselerator yang bermuatan negatif , sehingga menghasilkan kecepatam  yang tinggi berupa gaya dorong pada ion thruster. 

struktur ion thruster tidak memiliki terlalu banyak komponen, sehingga penggunaan nya dapat disesuai dengan bentuk penempatannya. (yr art) Hanya saja untuk menghasilkan gaya dorong , ukuran katoda dan grid harus di sesuaikan dengan minimum tekanan yang dihasilkan.
  • Pendapat pribadi
Pada pendorong baju besi ironman , ion thruster sendiri berbentuk lempengan silinder yang terdapat di telapak tangan dan di bagian telapak kaki. Dalam melakukan produksi xenon ,daya listrik, dan magnet, Ion thruster pada iron man mengandalkan generator yang terdapat di bagian dada untuk menghasilkan energi dan material yang dibutuhkan untuk memperoleh gaya dorong. Ini hanya pendapat pribadi, untuk memastikan nya ,silahkan tanya dengan sang sutradara. :D

Ulasan tentang ion thruster akan di ulik-ulik lebih dalam lagi pada artikel selanjut nya.




Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "PENGERTIAN ION THRUSTER DAN CARA KERJANNYA | ROKET PROPULSI"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel