konten

Novel Online : The Quantum Life | Bagian 2

Oleh : Yura Hengky
#2

  1. selesai sarapan aku melihat ayah mulai melangkahkan kaki nya keluar rumah ,entah kenapa semakin ayah menjauh dari rumah aku merasa semakin sedih, seperti orang yang benar-benar kehilangan. Sesaat kemudian ayah sudah tidak terlihat lagi disaat itu juga aku bergegas mempersiapkan diri , dress putih sudah ku persiapkan untuk untuk hari yang dimana hari ini merupakan hari kebahagian bagi ayahku . Aku sudah siap untuk pergi ,tapi ayah belum juga kembali, 1 jam kemudian ayah yang ku tunggu- tunggu tidak juga kembali, tiba-tiba ada seseorang yang mengetok pintu,gumam ku dalam hati "akhirnya ayah pulang", tapi apa yang ku temukan , disana berdiri seorang pria yang mengenakan jas hitam memberikan sebuah surat yang dimana surat itu tidak tertulis di tujukan untuk siapa ,yang tertulis hanya alamat rumah. Dengan sedikit kebingungan aku bertanya.. " surat ini untuk siapa ?..untuk ayahku atau untukku"... pria ber jass itu menjawab dengan ramahnya.." aku hanya di tugaskan untuk mengantarkan surat ke alamat ini "... dengan rasa penasaran aku kembali ke dalam dan duduk di depan jendela sambil menunggu ayah yang tidak kunjung pulang, rasa penasaran akan surat itu membuat ku ingin segera membuka nya, tapi saat itu yang ku pikirkan.. " kenapa ayah lama sekali"... sudah hampir 2 jam menunggu duduk di atas kursi tapi ayah tidak kembali.

aku hanya terdiam duduk di atas sebuah kursi di depan jendela ,menunggu dan terus menunggu, karna terlalu lama menunggu, aku mulai merasakan ngantuk dan tertidur di atas kursi. Dalam tidur ,aku kembali bermimpi sedang berada di hamparan taman bunga yang begitu indah dengan bermacam bunga dan aroma nya, tiba tiba di kejauhan aku mendengar suara seseorang yang memanggil dan bertanya kepadaku.. " Hannah...Hannah apakah kau baik-baik saja , kami akan selalu merindukan mu"... aku tidak melihat seseorang pun disana ,aku berlari untuk mencari suara itu sampai akhir nya aku terjatuh dan terbangun dari mimpi. sesaat terbangun dari mimpi aku menatap ke luar jendela , aku  melihat  sepasang suami istri yang dimana sang istri sedang hamil dan di temani suaminya berjalan memasuki rumah ,tepat di depan pintu rumah suami mencium  sang istri dan kembali berpamitan untuk pergi lagi, saat itu aku tersenyum melihat hal tersebut. aku ingat akan surat yang tadi ku terima,kembali lagi rasa pensaran  ingin membukanya tapi yang aku pikirkan , aku tidak akan membuka kan nya sebelum ayah yang membukanya terlebih dahulu, karna aku tidak tahu surat itu untuk siapa.

Menjelang siang aku semakin khawatir dan  kesal dengan ayah yang tidak ada kabar sama sekali , sementara dari tadi aku telah menunggu berjam- jam. saat itu juga ku putuskan untuk berhenti menunggu dan membatalkan pergi dengan ayah, aku sangat kesal karna harus menunggu lama. untuk mengobati kekesalan ,aku menuju teras rumah sambil melihat lihat dan menikmati hembusan angin yang perlahan membuat semuanya semakin membaik ,entah kenapa di saat itu semua tampak sepi ,tetangga ,jalanan tidak ada seorang pun yang terlihat ,tapi semua itu tidak terlalu ku hiraukan. aku mulai bertanya-tanya dalam hati .." apa yang sebenarnya ayah kerjakan sampai-sampai lupa apa yang harus di lakukan hari ini bersama ku"... sesaat kemudian terlihat seorang wanita hamil yang tadi ku lihat keluar dari depan rumahnya dalam keadaan menangis sambil memegang kandungannya seperti sedang kesakitan ,tanpa berfikir panjang aku langsung bergegas menghampiri wanita itu yang rumahnya tepat di seberang jalan. ketika berada dekat wanita itu yang pertama ku lakukan membantu nya berjalan menuju kursi teras ,saat itu juga aku bertanya.. " apa yang harus ku lakukan untuk membantumu ?"... tanpa jawaban tiba-tiba wanita tersebut jatuh pingsan, aku sangat panik dan tidak tahu apa yang harus di lakukan selain menelfon petugas medis.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Novel Online : The Quantum Life | Bagian 2"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel