konten

Cara Memaksimalkan Penjualan Foto Secara Online Dreamstime dan Foap

yura46.blogspot.com

Suatu karya besar seorang photografer bisa dilihat dari hasil jepretan foto yang di ambil, meskipun terkadang seorang photografer terlihat konyol saat melakukan sesi pengambilan foto, karna semua itu merupakan tuntutan yang harus di lakukan untuk mendapatkan sebuah detail foto yang hasilnya maksimal. Sebuah foto yang memiliki kualitas tinggi pastilah melalui proses yang tidak singkat dan di lakukan secara berulang kali sampai foto yang di hasilkan sesuai dengan keinganan.

Dalam proses penjualan foto, sebuah foto yang memiliki nilai jual yang tinggi tidak hanya di lihat dari seberapa tinggi resolusi sebuah foto ataupun seberapa indah foto tersebut, melainkan banyak aspek yang harus di nilai , karna kita tahu setiap pembelian foto  pada dasarnya di pakai untuk kepentingan marketing, dalam arti setiap foto memiliki kemungkinan untuk terjual.

Secara umum setiap website tempat penjualan foto seperti dreamstime dan foap hanya sebagai perantara antara pembeli foto dan penjual foto. Setiap pembeli yang ingin membeli dan menggunakan foto hasil jepretan seorang photografer ,mereka lah yang menentukan kriteria kriteria foto tersebut, oleh sebab itu si photografer di tuntut mengemas produk fotonya agar dapat bersaing di market penjualan .

Presentase penjualan tidak di ukur dari usia akun , banyaknya foto yang telah di upload atau seberapa banyak foto yang telah di review. Website atau situs penjualan seperti dreamstime dan foap hanya memilah kelayakan foto sementara pembeli yang menentukan pilihan, tugas utama penjual foto hanya memaksimalkan foto dan mengemas foto tersebut untuk proses review.

Dreamstime dan foap merupakan tempat penjualan foto untuk pemula sampai profesional.

Bagaimana Memaksimal kan penjualan foto ? 

Seperti yang sudah saya bahas di atas, pembeli membeli dan menggunakan foto hasil jepretan photografer pastinya untuk tujuan tertentu salah satunya untuk marketing, mempromosikan barang atau jasa. Berarti bisa di simpulkan tema foto menentukan presentase penjualan.

--- Tema Foto---

Dalam menentukan tema foto , ada yang harus diperhatikan agar tema yang di pilih menjadi ampuh dalam memaksimalkan hasil penjualan. Perhatikan trend usaha yang banyak di minati ,contoh nya seperti produk makanan, traveling,fasion dll. Dengan begitu foto yang akan kita siapkan memiliki presentese terjualnya tinggi pula. 

Foto dengan tema yang memiliki banyak peminat sudah pasti memiliki makna. Makan pada suatu foto dapat kita perdalam dengan menambahkan caption.

--Caption-- 

Caption disini bukan caption pada umum nya seperti sedang berselancar ria di social media, caption yang di gunakan untuk memberikan gambaran secara umum dan luas kepada calon pembeli bagaimana memakanai foto dalam proses penggunaannya, misalnya foto seseorang sedang mendaki, bisa saja makna yang tersirat sangat luas saat kita menambahkan caption..." keringat dalam perjalanan mendaki melepas kegaduhan di keramaian kota, yang telah terbayar oleh pemandangan lembah yang hijau"... Dari caption tersebut memiliki makna Kesehatan,traveling,wisata alam, dan juga pemandangan. Caption dengan makna luas akan memberikan gambaran pembeli dalam penggunaannya. Dari pengalaman saya pribadi, beberapa foto dengan caption cerita  yang menarik di respon langsung oleh pihak penyedia layanan websitenya.

--- Attribut Yang Terdapat Di Dalam Foto---

Banyak sekali kesalahan yang terjadi dibagian ini ,foto yang menarik sekalipun tidak akan pernah terjual. Satu brand atau logo sekecil apapun akan berpengaruh dalam hasil penjualan, tidak hanya itu, barang yang terdeteksi dalam foto yang dimiliki brand ternama pun tidak akan ada pembeli, misalnya seseorang foto seseorang menggunakan kaos hitam polos, jika kaos tersebut terdeteksi milik brand terkenal maka sudah pasti tidak akan ada peminat apalagi pembeli.

---Lokasi Pengambilan foto---

Meskipun pengaruhnya tidak terlalu besar terhadap presentase penjualan, tetapi ini wajib di perhatikan. Hampir semua website tempat penjualan foto menyediakan pilihan ini sebagai sub menu, tetapi sebenarnya ini berpengaruh untuk mensugesti tampilan kepada pembeli yang tinggalnya tidak jauh dari tempat dimana kita tinggal.

--- Landscape or Portrait ---

Ini mitos atau fakta sebaik nya teman-teman buktikan secara pribadi, karna menurut mitos yang beredar, foto portrait lebih bagus ratingnya di market penjualan, dan memiliki banyak peminat dari pada foto landscape. Saya sendiri tidak bisa memastikan hal tersebut, karna belum terbukti secara signifikan.

Proses penjualan foto juga tidak berbeda banyak dengan penjualan-penjualan produk lainnya,hanya saja taste nya berbeda dari produk kebanyakan.

Ingin lebih jelas mengenai dreamstime dan foap ?  [ Foap ] [ dreamstime ]





Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Cara Memaksimalkan Penjualan Foto Secara Online Dreamstime dan Foap"

Post a comment

ads

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel